conference-paper Open access

Kajian Kualitas Ruang Publik di Kawasan Sport Center Tadjimalela Sumedang

  • Bandung Conference Series Urban & Regional Planning
Research footprint

At a glance

Citations
0
References
0
Comments
0
Paper overview

Abstract

Abstract. Public spaces play a crucial role in urban life. One example is the Sports Center, which is a public space providing facilities that serve the community. These facilities are often poorly managed by both the government and the private sector, for example, inadequate facilities that are unsuitable for use by users. If not addressed promptly, this will lead to more complex problems and hinder development, especially in Sumedang Regency. The method used is quantitative. While the analysis carried out includes Descriptive Analysis and GPSI (Good Public Space Index) Analysis. GPSI is used to assess the quality of public spaces based on various dimensions of space use by the community, such as intensity of use, diversity of activities, duration of visits, as well as time variations and user characteristics. The data collection process was through observation and questionnaires. Based on the results of the analysis using GPSI, the quality of the area is classified as moderate with stable intensity of use and diversity of activities still dominated by sports. However, aspects of comfort and security still need to be improved due to limited facilities. This area has great potential to be developed into a more inclusive and comfortable public space. Abstrak. Ruang publik memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan perkotaan. Salah satunya yaitu Sport Center, bahwa pusat olahraga ini merupakan salah satu area ruang publik dan menyediakan fasilitas yang melayani masyarakat yang sering kali kurangnya dikelola dengan baik oleh pemerintah maupun pihak swasta, contohnya mulai dari fasilitas yang tidak menunjang dan tidak layak untuk dipakai oleh para pengguna. Hal tersebut apabila tidak segera ditangani maka akan menyebabkan masalah yang lebih kompleks dan menghambat perkembangan khususnya di Kabupaten Sumedang. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif. Sedangkan analisis yang dilakukan yaitu terdapat Analisis Deskriptif dan Analisis GPSI (Good Public Space Index). GPSI digunakan untuk menilai kualitas ruang publik berdasarkan berbagai dimensi penggunaan ruang oleh masyarakat, seperti intensitas penggunaan, keberagaman aktivitas, durasi kunjungan, serta variasi waktu dan karakteristik pengguna. Proses pengumpulan data melalui observasi dan kuesioner. Berdasarkan hasil analisis menggunakan GPSI, kualitas kawasan tergolong sedang dengan intensitas penggunaan yang stabil dan keberagaman aktivitas yang masih didominasi oleh olahraga. Namun, aspek kenyamanan dan keamanan masih perlu ditingkatkan karena keterbatasan fasilitas. Kawasan ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi ruang publik yang lebih inklusif dan nyaman. Kata Kunci: Ruang Publik, Sport Center, Kualitas

Record transparency

Publication details

DOI
10.29313/bcsurp.v5i2.21064
OpenAlex
W4413343491
Document type
conference-paper
Language
EN
Source
Bandung Conference Series Urban & Regional Planning
Last metadata update
Community

Comments

Log in to join the discussion.

  1. No comments yet. Start the discussion.