Karakteristik Tipe Sel Kanker Paru di RSUD Al-Ihsan Tahun 2023
At a glance
- Citations
- 0
- References
- 0
- Comments
- 0
Abstract
Abstract. Lung cancer is the uncontrolled growth of cancer cells in lung tissue, which can lead to malignancies originating from the lungs (primary) or metastasizing from other organs (secondary). According to the Global Burden of Cancer in 2020, 60% of new lung cancer cases were recorded in Asia, contributing to 62% of total cancer-related deaths. In Indonesia, there were 34,783 lung cancer cases reported in 2020. The high prevalence of lung cancer is associated with unhealthy lifestyle habits, one of which is smoking. The study employed a descriptive observational method, with sample selection using purposive sampling on 274 lung cancer patients who met the inclusion criteria, yielding 100 patients. Among these 100 patients, the most common cell type was adenocarcinoma (79%), predominantly found in patients aged ≥40 years (94%), male patients (57%), and moderate smokers (57%). These findings are consistent with previous research showing that adenocarcinoma is more frequently detected in older individuals. The incidence in males is higher than in females due to unhealthy lifestyle factors, particularly smoking. To reduce lung cancer mortality, education on the dangers of smoking, avoiding exposure to carcinogens, and early detection, especially among males aged ≥40 years, are crucial. Abstrak. Kanker paru merupakan pertumbuhan sel kanker di dalam jaringan paru yang tidak terkendali dan dapat menyebabkan keganasan yang berasal dari paru (primer) atau metastasis dari organ lain (sekunder). Berdasarkan Global Burden of Cancer pada tahun 2020, tercatat 60% kasus kanker paru baru di Asia dan menyebabkan kematian sebesar 62% dari total kematian. Pada tahun 2020, di Indonesia pasien kanker paru berjumlah 34.783. Tingginya prevalensi kejadian kanker paru dihubungkan dengan pola hidup yang tidak sehat salah satunya adalah kebiasaan merokok. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode observasional dekriptif dengan pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling pada 274 pasien kanker paru yang memenuhi kriteria inklusi yaitu 100 pasien. Dari total 100 pasien, jenis sel terbanyak adalah adenokarsinoma (79%), kelompok usia ≥ 40 tahun (94%) jenis kelamin laki-laki (57%) dan perokok sedang (57%). Hasil ini konsisten dengan penelitian sebelumnya yang menunjukan bahwa adenokarsinoma lebih sering ditemukan pada orang lanjut usia. Angka kejadian pada laki-laki lebih tinggi dibandingkan wanita karena faktor gaya hidup yang tidak sehat salah satunya adalah kebiasaan merokok. Untuk menurunkan mortalitas kejadian kanker paru, pentingnya edukasi tentang bahaya merokok dan menghindari paparan karsinogen serta deteksi dini khususnya pada laki-laki dengan usia ≥ 40 tahun.
Publication details
- DOI
- 10.29313/bcsms.v5i1.16726
- OpenAlex
- W4408130590
- Document type
- conference-paper
- Language
- EN
- Source
- Bandung Conference Series Medical Science
- Last metadata update
Comments
Log in to join the discussion.